1. Ppallas’s Cat
|
2. Andean Mountain Cat
|
3.Margay
|
:
4. Fishing Cat
|
5.Serval
|
6.Caracal
|
7.African Golden Cat
|
8.Sand Cat
|
|
1. Ppallas’s Cat
|
2. Andean Mountain Cat
|
3.Margay
|
4. Fishing Cat
|
5.Serval
|
6.Caracal
|
7.African Golden Cat
|
|
|
| Gua Hawu terletak di kompleks makam Sangadipati Kertamanah. Kawasan ini kerap pula disebut pasarean Cikabuyutan Pasir Jambu. Letaknya di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Di tempat ini lima karuhun (leluhur) tatar Sunda disemayamkan. Pada salah satu bagian di lokasi ini, terdapat Gua Hawu yang sering dijadikan barometer sukses tidaknya masa depan seseorang. |
|
Wilayah Huluwotan Citarum sejak dulu memang dipercaya sebagai salah
satu lokasi yang dianggap memiliki kekuatan spiritual yang sangat lekat.
Maka tidak mengherankan, bagi sebagian masyarakat lokasi ini menjadi
salah satu tujuan yang paling diminati oleh para peziarah, karena selain
terdapat makam yang dianggap keramat, yaitu makam keramat Rangga Wulung
Sari dan makam petilasan Eyang Dipati Ukur, juga terdapat sumber mata
air yang dianggap sebagai cikahuripan. Kedua makam ini letaknya cukup berjauhan, akan tetapi tidak memakan waktu lama. Kedatangan mereka ke makam-makam tersebut, dimotivasi karena berbagai kebutuhan. |
|
PERADABAN batu yang berlangsung sejak 40.000 tahun lalu masih
menyiratkan perjalanan panjang sejarah manusia. Batu merupakan sumber
kekayaan alam yang tak pernah habis, meskipun secara terus-menerus
dieksploitasi untuk berbagai kepentingan. Bahkan dari batu inilah timbul
suatu peradaban di masyarakat purba yang dikenal dengan budaya batu. Sisa-sisa peradaban batu inilah yang kemudian menyisakan berbagai tanggapan dan persepsi oleh sebagian masyarakat yang dikait-kaitan dengan kehidupan masa lampau. Sebagai contoh, ketika orang menemukan seonggok batu yang menyerupai benda-benda tertentu, maka secara serta merta muncul gambaran yang dikaitkan dengan apa yang pernah didengar tentang masa lalu, baik yang bersumber dari cerita turun-temurun, atau bahkan timbul idea untuk merentang kembali kisah-kisah lama. Di Kecamatan Ciparay, tepatnya di Desa Gunungleutik terdapat sebuah situs yang dikenal dengan nama Situs Bukit Cula. Situs ini terletak tidak jauh dari Kadaleman yang nantinya akan dijadikan areal waduk untuk penampungan air irigasi. |
| Situs Batu Candi Tanggulun terdapat di Kampung Talun, Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun. Batuan berbentuk bujur sangkar dengan ketinggian 50 cm dan lebar sekitar 40 cm. Pada bagian pinggir-pinggirnya terdapat sogatan yang teratur. Sekarang berada di kompleks pemakaman umum. Ada yang beranggapan batu ini merupakan bagian dari kaki sebuah candi. Ada juga yang mengatakan sebuah batu lumpang atau sebuah yoni. Lainnya lagi menyebutkan bagian dari sebuah bangunan sanggah, dan berasal dari abad ke-12. Tapi, sebagian orang lagi merasa beryakinan sebagai tanda batas suatu wilayah pada masau lampau. Secara pasti, méang sampai saat ini belum terungkap. |
| Mahkota Kerajaan Kendan atau Kerajaan Kelang ditemukan di sekitar situs Kerajaan Kendan, di Kampung Kendan, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg. ‘Mahkota’ ini terbuat dari bahan logam kasar, dan ditemukan dalam sebuah kotak bersama benda-benda lainnya yang telah terkubur dalam tanah sekitar ratusan tahun yang lampau. Kini tersimpan di rumah salah seorang penduduk sebagai benda pusaka |
| Batu Tapak Candi Bojongemas berasal dari Situs Candi Bohjongemas, Kecamatan Solokanjeruk. Kini, tersimpan di salah saeorang warga kampung Sapan, Desa Sumbersai, Kecamatan Ciparay. sebagi koleksi pribadi. Disebut batu tapak, karena batu ini memiliki gambar tapak kaki orang dewasa pada salah satu bagian muka batu. Gambar tapak kaki tersebut menggunakan téknik garis berpola bintik-bintik |
| Situs Batu Nanceb berada di kawasan Bukit Joglo, Kecamatan Kertasari. Memiliki tinggi kurang lebih sekitar 2,5 m dan lebar 1 m. Batu ini dipercaya sebagai pasak bumi yang telah berumur ribuan taun. Bahkan, dipercaya pula sebagai batas wilayah pantai Danau Bandung Purba di bagian Selatan. Pada masa kerajaan kuno, batu ini merupakan batas wilayah antara kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda. |
| itus Candi Bojongmenje terletak di Kampung Bojongmenje, Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek. Lokasi berada pada ketinggian 675 m dpl, berhadapan perbukitan di sebelah timur dan utara, yaitu G. Bukit Jarian, G. Iwir-iwir, Pasir Sumbul, G. Kareumbi, G. Kerenceng, G. Pangukusan, Pasir Sodok, Pasir Panglimanan, Pasir Dungus Melati, Pasir Serewen, G. Buyung dan beberapa puncak lainnya. Denah candi berbentuk bujur sangkar berukuran sekitar 6 X 6 m bila diukur dari sisi genta dan sekitar 7,5 X 7,5 m bila diukur dari batu paling bawah. Bahan utama yang dipergunakan adalah batuan vulkanik berukuran antara tebal 9 cm, lebar 20 cm dan panjang 40 cm. Disusun secara melintang. Pada situs ditemukan yoni, lingga, fragmen tembikar serta wadah berbentuk kotak dari bahan batuan tufa |
|
1. Scorpionfly Pencurian adalah hal yang lumrah dan wajar di antara hewan, salah satunya adalah scorpionfly. Untuk berpasangan dengan betina, scorpionfly jantan harus memberikan hadiah yang khas berupa makanan. Caranya ada yang mengambil serangga yang udah mati di jaring laba-laba. Kadang kala ada yang berpura-pura menjadi betina dan kemudian melarikan "persembahan" jantan lain dan untuk merebut betina tsb. Dia pun kabur dengan hasil curian dan betina di sisinya...
Scorpionfly:
|
|
2. Burung Camar Burung satu ini dikenal dengan sebutan "the pirates of the seashore", alias Perompak Pinggir Pantai... Camar merupakan burung yang agresif dan suka bersaing (kompetitif). Mereka mencuri makanan dari camar lain, maupun burung dari spesies lain, bahkan terkadang dari berang-berang laut. Karena burung ini tidak bisa menyelam, maka dia "harus" mencuri untuk bisa makan ikan. Target pencurian utama burung camar adalah pelikan abu-abu, burung penangkap ikan dengan kantung besar pada paruhnya (ada di film Finding Nemo nich). Ketika pelikan ingin memasukkan ikan ke paruhnya, maka camar akan menukik ke arah pelikan, mengambilnya dan melahapnya...
Burung Camar:
|
|
3. Tupai Banyak orang berpikir bahwa tupai adalah hewan yang cute dan gak berbahaya, tetapi tidak bagi orang yang memiliki kebun, baginya tupai adalah musuh nomor Satu Tupai sangat cerdas, berani dan gigih. Ketika tupai lapar dan mereka tinggal di dekat lingkungan rumah kita, maka konflik keduanya tidak mungkin terelakkan lagi. Tupai juga kadang-kadang masuk ke dalam rumah dan toko dan membawa kabur kacang, bebijian ataupun snack lainnya yang bisa mereka jangkau.
Tupai:
|
|
4. Gurita Gurita merupakan spesies aquarium yang dijual cukup mahal. Faktanya, gurita berada di puncak atas predator di samudera. Selama penjelajahannya di dasar laut, mereka sering mencuri kepiting, ikan dan binatang lainnya. Kelenturan tubuhnya mendukung hal ini. Tw gak klo otak gurita merupakan otak terbesar dan terbaik di antara spesies laut lainnya.
Gurita:
|
|
5. Serigala Arktik Untuk bertahan hidup di dinginnya Arktik, hewan membutuhkan lebih dari sekedar mantel bulu. Harus bisa mengakali keadaan untuk bisa mendapatkan makanan yang cukup, walaupun itu dengan cara mencuri. Srigala Arktik adalah hewan yang bisa bersembunyi dengan baik. Dengan bulu berwarna putih atau kebiruan saat musim dingin dan cokelat keabu-abuan saat musim panas, membuat mereka tersamar dengan lingkungannya sepanjang tahun. Kamuflase ini memudahkan mereka dalam mencuri telur-telur burung.
Serigala Arktik:
|
|
6. Burung Heriang Burung jay adalah "maling" yang berani dan tidak suka pilih-pilih dalam menentukan korbannya. Mereka suka mencuri sesuatu dari spesies lain maupun dari spesies mereka sendiri. Salah satu spesies burung ini suka menyerobot makanan burung lainnya. Setelah mencurinya, mereka mengubur makanan tsb, dan pergi lagi.
Burung Heriang:
|
|
7. Kera Rhesus Kera rhesus bisa beradaptasi dengan manusia di kota. Membuat mereka menjadi sangat dekat dengan manusia, sehingga mereka pun menjadi suka mencuri. Bukan ide yang bagus untuk meninggalkan sekantong makanan di rumah atau dengan konsekuensi agan akan kehilangannya. Kebanyakan porsi makan dar hewan ini berasal dari hasil pencurian. Di India, hewan ini dijaga dan diberi makan di kuil mereka, kera berkaitan erat dengan Hanoman, dewa mereka.
Kera Rhesus:
|
|
1. Kecoa pada umumnya jarang terbang karena jika terbang, tubuh mereka akan panas namun ada sebagian kecoa yang gemar sekali terbang yang biasanya hidup di Amerika Tengah dan Selatan. 2. Kecoa penyebab global warming Studi menunjukkan bahwa kecoa kentut rata2 tiap 15 menit. Bahkan setelah mati, mereka akan tetap melepaskan metana hingga 18 jam. Dalam skala global, gas dalam perut serangga diperkirakan menyumbang 20% dari semua emisi metana. Fakta ini menempatkan kecoa sebagai salah satu kontributor terbesar global warming. Kontributor besar lainnya adalah rayap dan sapi. 3. Akan Mati Jika telentang Kecoa bisa mati karena tidak dapat membetulkan posisinya setelah jatuh. Tanpa kemampuan untuk mengontrol ototnya, kecoa bisa mati dalam keadaan telentang. ![]() 4. Tidak berkepala Kecoa tidak membutuhkan kepala untuk dapat bertahan hidup. Sebagai pembanding, fungsi kepala bagi manusia: * bernapas melalui hidung dan mulut, dan pernapasan dikontrol oleh otak; * kehilangan kepala menyebabkan kehilangan darah secara drastis; dan * kita makan melalui mulut. Namun bagi kecoa: * mereka bernapas melalui ventilator di seluruh tubuhnya dan otak tidak mengontrol fungsi ini; * serangga tidak memiliki tekanan darah seperti pada mamalia dan tidak akan ‘bleed out’; dan * sebagai seekor hewan berdarah dingin, makanan yang sedikit dapat bertahan sebulan penuh. Kecoa tanpa kepala dapat bertahan hidup cukup lama bahkan sampai 9 hari. 5. Kecoa bisa menyebabkan asma Alergi kecoa pertama kali dilaporkan sekitar 50 tahun yg lalu, dan sangat berbahaya. Alergen kecoa adalah kotorannya dan serpihan2 dari bangkai kecoa yang menjadi debu dan masuk ke dalam tabung bronchial. Kepekaan terhadap debu ini memicu reaksi alergi bronkial yang dikenal sebagai asma. 6. Pertumbuhan yang super cepat Sang betina dapat memproduksi 6-8 tempat telur selama 6 bulan hidupnya, yang membuat 180-320 kecoa baru. Jika hanya 10 anaknya menjadi betina subur (dan itu merupakan perkiraan kecilnya – jumlahnya bisa lebih dari 100), ada ribuan ekor kecoa dalam beberapa bulan saja. 7. Mereka adalah pelari yang sangat cepat! Penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kecoa Amerika tercepat tercatat mendekati 2 mil per jam (75 cm per detik). Untuk ukuran tubuh segitu, itu udah tergolong sangat cepat. 8. Kecoa dapat bertahan walapun di bom dengan bom atom Ada pembicaraan yang menyatakan kecoa merupakan satu2nya yang dapat bertahan hidup dalam serangan bom nuklir. Belum terbukti secara ilmiah, namun ada beberapa bukti logisnya. Sel-sel hidup sensitif pada radiasi terutama ketika mereka sedang membelah (itulah efektivitas dari radiasi pada sel kanker). Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka mereka bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immine stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namun hanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup. Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Dan yang terakhir 9. Seekor kecoa mampu bertahan hidup tanpa makanan selama 9 hari, sebelum kecoa tersebut ,mati kelaparan” |
|
KENAPA KECOAK DITAKUTI Alasan / sebab seseorang takut dengan kecoa : 1. Kotor Kecoa suka bersarang dan menetap di tempat lembab, gelap dan kotor seperti di got, di sampahan, di bawah lemari, di atap rumah, dan sebagainya. Karena kaki serta badannya yang kotor maka kecoak bisa mendatangkan serta menularkan penyakit pada makhluk hidup termasuk manusia. 2. Kakinya Yang Tajam Pernahkan kecoa berjalan menyusuri bagian tubuh anda? rasanya geli, tajam dan seram yang memberikan sensasi yang tidak menyenangkan bagi sebagian besar orang. 3. Jalannya Oleng Dan Cepat Kecoa jalan seenak udelnya sendiri kemana pun dia mau sesuaid engan insting kebinatangannya dengan sensor dua antena di kepala. Gerakan serta arah jalan dan terbang kecoak tidak dapat diduga. Kecoa bisa dengan cepat dari sudut yang satu tiba-tiba mampir ke badan kita. 4. Warnanya Yang Gelap Coro warnanya coklat, tapi ada juga yang warnanya putih gelap (albino kali), hitam bercorak kuning, dan sebagainya. Yang pasti warna itu terkesang kotor dan menjijikan siapa saja yang melihatnya. 5. Tahan Banting kecoak kota (kecoak di perkotaan) nyaris tidak punya musuh, kecuali ya kita ini yang mati-matian berusaha untuk membunuh kecoak itu. Faktanya, kecoak memiliki pelindung yang kuat di punggungnya yang membuat ia tidak mudah mati dipukul. Oiya buat informasi nih, jangan kira kecoak langsung mati ketika dipukul ya! Beberapa menit kemudian kecoak itu akan kembali berjalan dan kabur entah kemana. (Hihihi,,,jangan tersinggung klo dibohongi kecoak ya). 6. Makan Kotoran Kecua suka makan kotoran serta sisa makanan yang berceceran. Ada juga kecoak yang senang dengan kotoran feses manusia. Terkadang makanan kia yang kita simpan pun dimakan kecoa jika kita tidak hati-hati menyimpan makanan. 7. Buang Sembarangan Namanya juga bianatang, jadi terserah mau buang air di mana pun dia mau. Tidak hanya kotoran saja yang dia keluarkan, namun juga telur kecoa yang bercangkang keras yang ditempatkan di tempat yang tersembunyi dan sulit dijangkau. |

